Keluhan dari Lubuk Dendang: Kepala Desa Sulit Ditemui, Surat Tertahan

Terkini 28 Mar 2026 17:38 2 min read 5 views By Faisal
Keluhan dari Lubuk Dendang: Kepala Desa Sulit Ditemui, Surat Tertahan
Keluhan warga soal sulitnya mengurus administrasi desa mencuat. Kepala desa disebut kerap sulit ditemui, sementara upaya konfirmasi belum membuahkan jawaban.

MATANUSANTARABERITA.my.id | Serdang Bedagai --  Keluhan terhadap pelayanan publik kembali mencuat di tingkat desa. Kepala Desa Lubuk Dendang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Ardianto, dikeluhkan warga karena dinilai sulit ditemui saat masyarakat membutuhkan pelayanan administrasi.

Sejumlah warga menyebut, persoalan itu bukan hal baru. Mereka mengaku kerap kesulitan saat hendak mengurus berbagai keperluan surat-menyurat di kantor desa. Kondisi itu memicu keresahan karena pelayanan pemerintahan desa dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kalau mau urus surat sering susah ketemu. Katanya sibuk urus ladang,” ujar beberapa warga Desa Lubuk Dendang kepada awak media, Minggu, 28 Maret 2026.

Menurut warga, kepala desa seharusnya menjadi pihak paling mudah diakses ketika masyarakat membutuhkan pelayanan, bukan justru terkesan menghindar dari tanggung jawab administratif. Mereka menilai, jabatan kepala desa adalah amanah publik yang menuntut kehadiran, tanggung jawab, dan kesiapsiagaan dalam melayani warga.

Keluhan ini memperlihatkan persoalan klasik di tingkat pemerintahan desa: ketika urusan pribadi diduga lebih dominan dibanding kewajiban pelayanan kepada masyarakat. Jika benar demikian, maka yang dirugikan bukan hanya warga yang hendak mengurus dokumen, tetapi juga wibawa pemerintahan desa itu sendiri.

Warga berharap ada evaluasi serius terhadap pola pelayanan di Kantor Desa Lubuk Dendang. Sebab, urusan administrasi seperti surat keterangan, pengantar, maupun dokumen kependudukan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak seharusnya dipersulit hanya karena pejabat desa sulit ditemui.

Hingga berita ini ditayangkan, Ardianto belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui telepon seluler juga belum berhasil.

Masyarakat kini menunggu kejelasan dan perbaikan nyata. Sebab, di tengah tuntutan pelayanan publik yang cepat dan terbuka, kepala desa bukan untuk dicari-cari, melainkan harus hadir saat rakyat membutuhkan.

(Red/Tim) 

Chat with us on WhatsApp