Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Kolaborasi Stakeholder, Percepat Layanan Pelabuhan

Bisnis 15 Oct 2026 17:37 • 2 min read • 8 views • By Faisal
Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Kolaborasi Stakeholder, Percepat Layanan Pelabuhan
Sinergi regulator, operator, dan pelaku usaha menjadi kunci peningkatan efektivitas operasional nonpetikemas di Pelabuhan Belawan.

MEDAN, MATANUSANTARABERITA.my.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan dan mempercepat operasional nonpetikemas di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

Langkah tersebut dilakukan melalui partisipasi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Percepatan Operasional Nonpetikemas Pelabuhan Belawan” yang diselenggarakan PT Pelindo Multi Terminal di Grha Pelindo Medan, Selasa (13/10/2026).

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menegaskan bahwa kelancaran arus barang di pelabuhan membutuhkan sinergi antarpihak, mulai dari regulator, operator terminal, asosiasi hingga pelaku usaha.

Menurutnya, pelayanan kepelabuhanan merupakan sebuah ekosistem yang melibatkan berbagai pihak dengan tugas dan kewenangan berbeda. Karena itu, peningkatan kualitas layanan membutuhkan komunikasi terbuka dan koordinasi yang berkesinambungan.

“Peningkatan pelayanan tidak dapat dilakukan secara terpisah. Dibutuhkan komunikasi yang terbuka agar setiap kendala dapat dipahami bersama dan dicarikan langkah penyelesaian sesuai dengan peran masing-masing,” ujar Yusrizal.

Dalam forum tersebut, para peserta membahas sejumlah aspek yang berkaitan dengan percepatan pelayanan jasa kepelabuhanan, khususnya kegiatan operasional nonpetikemas.

Pembahasan mencakup kendala operasional terminal, ketentuan kepabeanan, serta koordinasi antarpihak dalam proses pergerakan barang. Berbagai persoalan tersebut menjadi perhatian bersama untuk mengidentifikasi hambatan sekaligus merumuskan langkah perbaikan yang dapat mendukung pelayanan lebih efektif dan efisien.

FGD ini juga menjadi ruang bagi para pemangku kepentingan untuk menyampaikan kebutuhan, pengalaman, dan perspektif masing-masing secara langsung. Dengan demikian, persoalan yang muncul di lapangan diharapkan dapat dipahami secara menyeluruh dan ditangani berdasarkan kewenangan masing-masing pihak.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Bea Cukai Belawan Agus Sujendro, Direktur Operasi dan Teknik Pelindo Multi Terminal Wahyu Pradityo, serta perwakilan KSOP Utama Belawan, INSA, ALFI/ILFA, ISAA, dan Asosiasi Tangki Timbun dan Pemompaan Belawan.

Yusrizal menilai masukan dari berbagai pihak memiliki peran penting dalam mendukung evaluasi dan perbaikan pelayanan kepelabuhanan. Menurutnya, komunikasi yang terbangun melalui forum bersama perlu ditindaklanjuti agar menghasilkan perbaikan nyata dalam operasional pelabuhan.

“Yang terpenting adalah bagaimana komunikasi yang terbangun melalui forum seperti ini dapat terus berlanjut. Dengan koordinasi yang baik, kita berharap proses pelayanan di Pelabuhan Belawan semakin efektif dan mampu menjawab kebutuhan pengguna jasa,” katanya.

Pelindo Regional 1 Belawan memandang kolaborasi dengan regulator, operator, asosiasi, dan pengguna jasa sebagai bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas pelabuhan. Sinergi tersebut diharapkan turut memperkuat peran Pelabuhan Belawan sebagai salah satu simpul logistik utama di Sumatera Utara.

Upaya peningkatan koordinasi ini menjadi bagian dari dorongan untuk mewujudkan pelayanan kepelabuhanan yang lebih responsif, efisien, dan mampu mendukung kelancaran distribusi barang.

(FS) 

Chat with us on WhatsApp