Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Kolaborasi Stakeholder untuk Percepat Layanan Pelabuhan

Bisnis 15 Oct 2026 18:01 • 3 min read • 7 views • By Faisal
Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Kolaborasi Stakeholder untuk Percepat Layanan Pelabuhan
Sinergi lintas sektor menjadi kunci peningkatan efisiensi operasional dan kelancaran arus logistik di Pelabuhan Belawan.

MEDAN, MATANUSANTARABERITA.my.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan memperlancar arus barang di Pelabuhan Belawan. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mengatasi berbagai kendala operasional sekaligus mewujudkan layanan kepelabuhanan yang lebih efektif dan efisien.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui partisipasi Pelindo Regional 1 Belawan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Percepatan Operasional Nonpetikemas Pelabuhan Belawan” yang diselenggarakan PT Pelindo Multi Terminal di Grha Pelindo Medan, Selasa (13/10/2026).

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, yang memberikan sambutan dalam forum tersebut, menekankan bahwa kelancaran operasional pelabuhan membutuhkan koordinasi yang kuat, komunikasi terbuka, serta kesamaan pemahaman di antara seluruh pihak yang terlibat.

Menurut Yusrizal, pelabuhan merupakan ekosistem logistik yang melibatkan regulator, operator terminal, asosiasi, hingga pelaku usaha. Setiap pihak memiliki tugas dan kewenangan berbeda, tetapi seluruhnya saling berkaitan dalam mendukung kelancaran arus barang.

“Pelabuhan merupakan ekosistem yang melibatkan banyak pihak dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Karena itu, peningkatan pelayanan tidak dapat dilakukan secara terpisah. Dibutuhkan komunikasi yang terbuka agar setiap kendala dapat dipahami bersama dan dicarikan langkah penyelesaian sesuai dengan peran masing-masing,” ujar Yusrizal.

Ia menilai, forum diskusi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan menjadi ruang strategis untuk menyampaikan persoalan di lapangan secara langsung, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah perbaikan yang dapat mendukung peningkatan kinerja pelayanan pelabuhan.

Percepatan Operasional Nonpetikemas Jadi Fokus

Dalam FGD tersebut, pembahasan difokuskan pada upaya mempercepat dan meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhanan, khususnya kegiatan operasional nonpetikemas di Pelabuhan Belawan.

Sejumlah aspek menjadi perhatian bersama, mulai dari operasional terminal, ketentuan kepabeanan, hingga koordinasi antarpihak dalam proses pelayanan dan pergerakan barang.

Berbagai kendala tersebut menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi hambatan sekaligus membahas peluang perbaikan. Melalui koordinasi yang lebih terarah, proses pelayanan diharapkan dapat berjalan lebih lancar, efektif, dan efisien sehingga mampu memenuhi kebutuhan para pengguna jasa.

Forum tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Agus Sujendro; Direktur Operasi dan Teknik Pelindo Multi Terminal, Wahyu Pradityo; serta perwakilan KSOP Utama Belawan, INSA, ALFI/ILFA, ISAA, dan Asosiasi Tangki Timbun dan Pemompaan Belawan.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam membangun sistem pelayanan pelabuhan yang terintegrasi. Sinergi antara regulator, operator, asosiasi, dan pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat penyelesaian persoalan operasional secara bersama-sama.

Komunikasi Berkelanjutan untuk Layanan yang Lebih Baik

Bagi Pelindo Regional 1 Belawan, masukan dari para pemangku kepentingan merupakan bagian penting dalam memahami kebutuhan pengguna jasa serta dinamika operasional di lapangan.

Karena itu, komunikasi yang terbangun melalui FGD diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi berlanjut dalam koordinasi dan tindak lanjut sesuai tugas serta kewenangan masing-masing pihak.

“Yang terpenting adalah bagaimana komunikasi yang terbangun melalui forum seperti ini dapat terus berlanjut. Dengan koordinasi yang baik, kita berharap proses pelayanan di Pelabuhan Belawan semakin efektif dan mampu menjawab kebutuhan pengguna jasa,” tambah Yusrizal.

Pelindo Regional 1 Belawan menegaskan bahwa penguatan hubungan dengan regulator, operator, asosiasi, dan pengguna jasa merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kepelabuhanan secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang semakin solid, Pelabuhan Belawan diharapkan mampu memperkuat kelancaran arus logistik dan mempertahankan perannya sebagai salah satu simpul logistik utama di Sumatera Utara.

(Rel/Matanewstv)

Chat with us on WhatsApp