Pelindo Siapkan Lahan 5.000 Meter Persegi untuk SMP Negeri Baru di Belawan

Bisnis 16 Oct 2026 23:57 • 3 min read • 4 views • By Faisal
Pelindo Siapkan Lahan 5.000 Meter Persegi untuk SMP Negeri Baru di Belawan
Kolaborasi Pelindo, BNCT, DP World Foundation, dan Pemko Medan perluas akses pendidikan demi mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

MEDAN, MATANUSANTARABERITA.my.id  – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendukung perluasan akses pendidikan bagi masyarakat Belawan, Kota Medan, melalui penyediaan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.

Dukungan tersebut sejalan dengan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam memperkuat pembangunan SDM berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Pembangunan sekolah ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pelindo, PT Belawan New Container Terminal (BNCT), DP World Foundation, dan Pemerintah Kota Medan melalui program Classrooms of Hope.

Komitmen bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan seremoni peletakan batu pertama atau groundbreaking. Pembangunan fisik sekolah dijadwalkan mulai pada 2027, dengan target penyelesaian dan penyerahan kepada Pemerintah Kota Medan untuk dikelola sebagai sekolah negeri yang siap beroperasi pada 2028.

Direktur Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting, mengatakan penyediaan lahan tersebut merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Menurut Hendri, pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.

“Pelindo memandang pendidikan sebagai salah satu aspek penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat di sekitar kawasan pelabuhan. Melalui kolaborasi ini, kami mendukung penyediaan lahan untuk fasilitas pendidikan yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat Belawan,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan sekolah baru tersebut dapat menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik sekaligus membantu mempersiapkan generasi penerus agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

Kedepankan Tata Kelola dan Transparansi

Dari sisi pengelolaan aset perusahaan, penyediaan lahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menegaskan bahwa pemanfaatan aset perusahaan untuk kepentingan sosial harus tetap memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

“Dari sisi hukum dan kehumasan, Pelindo memastikan seluruh proses pemanfaatan lahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan ini berjalan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik serta ketentuan regulasi yang berlaku,” kata Fadillah.

Ia menambahkan, Pelindo berkomitmen menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar pelabuhan. Perusahaan juga memastikan informasi mengenai kontribusinya terhadap pembangunan SDM disampaikan secara transparan dan akurat kepada publik.

Pembangunan Berorientasi pada Kebutuhan Masyarakat

Pembangunan SMP negeri baru di Belawan ini merupakan kelanjutan dari program keberlanjutan Tumbuh Bersama, yang dirancang berdasarkan hasil kajian kebutuhan masyarakat atau Community Needs Assessment.

Pendekatan tersebut menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai salah satu dasar dalam menentukan program sosial perusahaan, sehingga kontribusi yang diberikan diharapkan relevan dengan tantangan dan kebutuhan di wilayah sekitar operasional pelabuhan.

Kehadiran sekolah baru ini diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih memadai bagi generasi muda Belawan.

Di sisi lain, perkembangan Pelabuhan Belawan sebagai salah satu pusat perdagangan dan logistik nasional juga diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Melalui sinergi antara BUMN, mitra strategis, dan pemerintah daerah, pembangunan fasilitas pendidikan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pertumbuhan ekonomi kawasan pelabuhan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dengan target operasional pada 2028, sekolah tersebut diharapkan menjadi investasi sosial jangka panjang yang membuka lebih banyak peluang pendidikan bagi generasi muda Belawan sekaligus mendukung agenda pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045.

(FS) 

Chat with us on WhatsApp